Sisa-sisa hujan masi Nampak mengenang, membasahi jalanan yang terpadati oleh tumpukan batu-batu gunung yang terasa menyengat di siang hari dan terasa dingin di malam hari. Desa yang terleta hanya 20 kilo dari pantai utara jawa itu memang memberikan pesona alam yang menakjubkan. Rindangan pohon ental berjajar bagai para punggawa perang yang sulit untuk ditaklukkan. Sumber mata airnya mengalir deras bagai semangat besar untuk memberikan kehidupan sesamannya. Sungai timur desa yang selalu mengalir memberikan kehidupan bagi para petani dan sawah sawah hijau yang setahun dua kali penduduk memetik hasil dari buminya.
Pagi itu rahmat mencoba menelusuri genangan